PROFIL

Demografi

  1. Jumlah Penduduk :

Secara demografi keadaan jumlah penduduk Kalurahan Balecatur Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, per3Maret 2020

(sumber data SIAK Kalurahan) adalah 20.426 jiwa dengan penduduk laki-laki 10.316 jiwa dan penduduk perempuan 10.110jiwa.

Sarana Ibadah :

Masjid          =   44 buah          

Mushola       =   18 buah

Gereja         =     1 buah

Kapel           =     1 buah

  1. Jumlah Keluarga:
  • jumlah keluarga menurut wilayah dan tahapan keluarga:

Jumlah kepala keluarga sebanyak 6.878 dengan perincian kepala keluarga laki-laki = 5.623 dan kepala keluarga perempuan = 1.255.

  • jumlah keluarga menurut pasangan usia subur dan akseptor keluarga berencana adalah sebagai berikut:
  • Jumlah Pasangan Usia Subur (PUS)sebanyak = 3.513 orang
  • Jumlah Peserta Keluarga Berencana (KB) aktif sebanyak 694 orang dengan rincian sebagai berikut:
NoJenis KBJumlah Peserta
Program PemerintahProgram Swasta
1IUD274389
2MOW8268
3MOP912
4Kondom131189
5Implan11083
6Suntik228840
7Pil98181
  1. Angkatan Kerja:
  • jumlah penduduk usia kerja menurut wilayah:

jumlah penduduk usia kerja menurut wilayah adalah 13.209 orang 

  • jumlah penduduk bekerja menurut wilayah dan pendidikan:

jumlah penduduk bekerja menurut wilayah dan pendidikansebagai berikut:

  • Tidak tamat SD      703 orang
  • Tamat SD             886 orang
  • Tamat SLTP         619 orang 
  • Tamat SLTA         199 orang
  • Diploma           702 orang
  • Sarjana           972 orang
  • jumlah penduduk bekerja menurut wilayah dan jenis pekerjaan:

jumlah penduduk bekerja menurut wilayah dan jenis pekerjaan adalah 9.368 orang terdiri dari:

  • sektor pertanian                                          262 orang
  • sektor pertambangan dan penggalian            434 orang
  • sektor industri penglolahan    638 orang
  • sektor listrik, gas, air                                      485 orang
  • sektor bantunan                                            610 orang
  • sektor perdagangan hotel dan restoran       146 orang
  • sektor pengangkutan dan komunikasi           669 orang
  • sektor keuangan, persewaan dan           667 orang

jasa perusahaan

  • jasa lainnya 457 orang 
  • jumlahpenduduk tidak bekerja menurut wilayah dan pendidikan:

Jumlah penduduk tidak bekerja menurut wilayah dan pendidikan adalah 

  • Tidak tamat SD 87 orang
  • Tamat SD             147 orang
  • Tamat SLTP         196 orang 
  • Tamat SLTA         163 orang
  • Diploma           54 orang
  • Sarjana           972 orang

Keadaan Sosial.

Untuk mengetahui keadaan sosial masyarakat Kalurahan Balecatur dapat dilakukan pada beberapa indikator pembangunan sebagai berikut:

  1. Agama, jumlah penduduk menurut wilayah dan jenis agama

Dengan adanya keberagaman agama yang ada di wilayah Balecatur yang mayoritas penduduknya beragama Islam, tetapi masyarakat hidup rukun dan berdampingan dengan saling hormat menghormati dan bertoleransi antar agama.

  1. Kesehatan Masyarakat
  • kualitas bayi, ibu hamil dan persalinan
  • Angka kematian bayi relatif kecil, dikarenakan kader kesehatan, bidan dan dokter serta tenaga kesehatan yang berada di Kalurahan Balecatur selalu proaktif dan peduli terhadap masalah kesehatan warga.
  • Ibu hamil belum semua terlayani secara standar yang arti
  • perilaku hidup bersih

Perilaku hidup bersih masyarakat Balecatur semakin meningkat hal ini terbukti bahwa masyarakat sadar akan kesehatan lingkungan yaitu dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sehingga lingkungan bersih dan sehat (LBS). Dapat dikatakan bahwa masyarakat Balecatur sudah ber-PHBS. Adapun program PHBS yang sudah terlaksana sebagai berikut:

  • jumlah jamban keluarga = 5.674
  • jumlah SPAL = 4.122
  • jumlah yang memiliki tempat pembuangan sampah= 4.116
  • jumlah sumur = 3.557
  • jumlah PDAM = 1.325
  • jumlah rumah sehat = 5.674
  1. Keamanan dan ketertiban masyarakat
  • Konflik yang terjadi

Secara umum dalam lingkup wilayah Kalurahan Balecatur tidak ada konflik yang terjadi antar warga masyarakat khususnya warga Balecatur. Hal tersebut karena masih tingginya pemahaman warga mengenai toleransi, menghargai, dan menghormati sesama warga masyarakat seperti dicontohkan atau diteladani para leluhur pendahulu. Memang pernah terjadi gesekan konflik antar salah sau pendukung club sepakbola tetapi hal tersebut tidak berkepanjangan dan hanya sebatas fanatik dalam mendukung kesebelasan club sepakbola tersebut. Dan sampai saat ini tidak melebat ke permaslahan yang lain. Dan konflik yang pernah terjadi bisa diselesaikan dengan musyawarah mufakat antar kedua belah pihak yang disaksikan oleh pihak kalurahan, kapanewon, polsek dan koramil.

  • Pelembagaan sistem keamanan lingkungan

Kalurahan Balecatur secara sistem keamanan masih mengandalkan swadaya mandiri dari warga masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan terus dilaksanakan kegiatan poskamling di tiap RT yang dibantu oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa dan linmas kalurahan Balecatur. Ada satu padukuhan Gamol yang sudah membentuk jaga warga dengan tujuan untuk menjaga dan melaksanakan kegiatan kamtibmas.

  1. Kedaulatan politik masyarakat
  • Peranserta masyarakat dalam pembangunan

Proses pembangunan kalurahan akan berjalan dengan baik ketika kewenangan pemerintah kalurahan dalam mengkoordinasikan pembangunan kalurahan secara partisipatif berjalan sebagaimana yang diharapkan. Masyarakat juga harus mengambil bagian atau ikut serta dalam proses pembangunan kalurahan, karena keikutsertaan masyarakat dalam kegiatan pembangunan sangat menentukan keberhasilan pembangunan kalurahan. Pembangunan kalurahan merupakan tanggung jawab bersama baik pemerintah kalurahan maupun masyarakat, pemerintah tidak dapat bekerja tanpa bantuan dan keterlibatan masyarakat, begitu juga masyarakat membutuhkan pemerintah kalurahan sebagai penyelenggara pemerintahan kalurahan.Masyarakat Balecatur sangat atusias dalam merespon setiap pembangunan yang sudah terprogram oleh Pemerintah Kalurahan Balecatur. 

  • Adat istiadat

Partisipasi masyarakat Balecatur terhadap pembangunan sangat antusias dengan menjunjung tinggi adat istiadat yang berkembang dengan memiliki nilai-nilai gotong royong, bahu-membahu dan rela berkorban untuk pembangunan, menyadari bahwa hidup harus saling membantu untuk kepentingan bersama. Bahkan masyarakat rela untuk memberikan sumbang sihnya dalam bentuk pikiran, fisik, finansial maupun fasilitas yang dimiliki untuk pembangunan kalurahan.

Keadaan Ekonomi

Keadaan kondisi ekonomi masyarakat Kalurahan Balecatur dapat diketahui pada beberapa indikator pembangunan ekonomi sebagai berikut:

  1. Pengangguran

Perlambatan pertumbuhan ekonomi tahun 2020 dengan adanya pandemi Covid-19 mengakibatkan tingginya pengangguran terbuka di wilayah Kalurahan Balecatur meningkat.

  1. kesejahteraan keluarga

dampak pandemi Covid-19 sangat dirasakan oleh warga masyarakat Kalurahan Balecatur dengan adanya PHK, penurunan usaha, dagang, jasa dan yang lainnya. Sehingga kesejahteraan keluarga menurun dan meningkatnya keluarga miskin.  

  1. pendapatan perkapita dan pendapatan domesticbrutoKalurahan

Pendapatan perkapita tahun 2019 adalah Rp.22.152.000,- dan pendapatan domesticbruto adalah Rp.37.580.700,-        

  1. penguasaan aset ekonomi masyarakat

penguasaan aset ekonomi masyarakat berdasarkan kepemilikan:

  • lahan pertanian 1.097 KK
  • penguasaan tanah 4.800 KK
  • penguasaan transportasi 200 orang
  • usaha perikanan/kolam 110 orang
  • penginapan/hotel/losmen 5 orang
  • usaha warung kelontong 300 orang